Postingan

Ekskull Coding Robotik SMP N 1 Magetan 16-09-2026

Gambar
 Praktek Membuat Project IoT di WOKWI Tugas hari ini: Persiapkan Visual Studio Code dan buat postingan baru di blogspot Buka https://wokwi.com/  dan buat project baru menggunakan arduino di link  https://wokwi.com/arduino  dan pilih  Start from Scratch  - Arduino Uno Karena data masih kosong, kita buat program sederhana dulu. Buka gemini AI dan jalankan promt  buatkan script untuk menampilkan log hello world dan mengedipkan led  . Copy kode hasil AI ke editor wokwi. Kemudian jalankan simulator untuk melihat proses project IoT berjalan. Perhatikan serial monitor pada layar simulator wokwi Simpan project dan masukan nama project sesuai kebutuhan Tampilan wokwi simulator jika berhasil menjalankan sumulator Buka VS Code dan buka folder kerja Jalankan perintah pio project init -b uno  di termintal atau jalankan perintah ini di promt copilot AI VS Code. Promt nya adalah  Jalankan perintah pio project init -b uno Copy kode project ke folder ker...

Ekskul SMK N 1 Takeran 09-09-2026 Praktek ESP32

Gambar
Praktek Memprogram ESP32  Tugas Hari ini: Buka dan buat artikel kegiatan belajar di blogspot Siapkah hardware ESP32 satu set dan buka VS Code Buat project atau folder baru esp32-rfid atau pakai perintah di terminal mkdir esp32-rfid Buka terminal vs-code sesuai path foldernya dan jalankan perintah pio project init -b esp32dev Buat file main.cpp di folder src/ kemudian jalankan promt  buatkan project untuk menampilkan hello world di serial monitor dan mengedipkan lampu led esp32  di copilot AI Contoh kode bisa dicopy dari link ini  https://wokwi.com/projects/475277549411743745 . Pilih yang file sketch.ino Pasang ESP32 ke laptop/PC pakai kabel data tipe C dan jalankan perintah di terminal VS CODE atau CMD  pio run -t upload  untuk langsung mengcompile code dan menguploadnya ke ESP32 Jika proses upload ada notif Success maka kita berhasil memprogram ESP32. Kita bisa mengulangi proses upload kode ini berulangkali sesuai kebutuhan. Coba tambahkan settingan ...

Pengenalan Coding AI dan Robotik SDN 2 TanjungSepreh 14-09-2026

Gambar
Asiknya Belajar Coding AI di SDN TanjungSepreh 2 kecamatan Maospati Tugas hari ini: Setting wifi, email dan laptop. Laptop disiapkan, buka browser dan testing koneksi internet. Download visual studio code di link  https://code.visualstudio.com/ . Setelah berhasil di download, langsung dijalankan dan diinstall di komputer. Aplikasi ini adalah untuk teks editor atau tempat kita menuliskan kode aplikasi. Membuat blogspot dan artikel pertama sesuai artikel ini. Buka di link  https://www.blogger.com/ Menjalankan dan membuat contoh project di  https://scratch.mit.edu/starter-projects . Masuk ke dalam editor kode scratch dan edit background serta menambahkan sprite / aktor baru. Lanjut ke materi  https://wokwi.com/projects/328451800839488084  untuk kita menjalankan dan mempelajari cara kerja robotik IoT Lanjut ke materi https://gemini.google.com/ menggunakan fitur Canvas untuk membuat website sekolah Dokumentasi Kegiatan:

Front-End & Back-End Development 7

Gambar
2.10 Relasi Data di MongoDB Dalam dunia nyata, data di aplikasi jarang berdiri sendiri. Setiap entitas biasanya saling terhubung. Misalnya, satu produk memiliki banyak ulasan, seorang pengguna memiliki banyak pesanan, atau setiap pesanan berisi beberapa produk. Relasi seperti ini sangat penting untuk dipahami agar Anda dapat merancang struktur database yang efisien dan mudah di-query. Di MongoDB, terdapat beberapa cara untuk membangun relasi antar-data. Dua pendekatan utama yang sering digunakan adalah One-to-Many dan Many-to-Many Relationship. Mari kita bahas satu per satu! 2.10.1 One-to-Many Relationship Relasi one-to-many digunakan ketika satu dokumen memiliki banyak data terkait. Contohnya, satu produk (Product) bisa memiliki banyak ulasan (Reviews). Ada dua pendekatan umum untuk membangun relasi jenis ini: Embedded Document dan Referenced Document. Approach 1: Embedded (Reviews disimpan dalam Product) Pendekatan ini berarti data reviews langsung disimpan di dalam dokumen product. ...

Front-End & Back-End Development 6

Gambar
2.8 Mongoose ODM - Schema & Model Setelah memahami dasar MongoDB, kini saatnya kita beralih ke Mongoose, yaitu sebuah Object Data Modeling (ODM) library yang berfungsi sebagai jembatan antara aplikasi Node.js dan database MongoDB. Dengan Mongoose, kita tidak lagi berurusan langsung dengan data mentah di MongoDB, tetapi bekerja menggunakan struktur yang lebih rapi dan mudah dikelola melalui Schema dan Model. Bayangkan Mongoose seperti “arsitek” dalam dunia data — ia membantu kita menentukan bentuk, aturan, serta hubungan antar data sebelum data tersebut disimpan di database. Dengan begitu, setiap data yang masuk dapat dikontrol, divalidasi, dan dikelola secara konsisten. Mongoose juga menyediakan fitur-fitur penting seperti validasi otomatis, middleware, hingga virtual properties yang membuat pengelolaan data menjadi lebih aman, efisien, dan sesuai standar aplikasi production. Singkatnya, penggunaan Mongoose bukan hanya soal membuat data tersimpan di database, tetapi juga memastikan...